archive.akusukses.com - List of Archived Articles from Client | http://archive.akusukses.com/

http://archive.akusukses.com/ 2017-11-21 04:26:05 http://archive.akusukses.com/ 2017-11-21 04:26:05 http://archive.akusukses.com/ 2017-11-21 04:26:05 http://archive.akusukses.com/ 2017-11-21 04:26:05 http://archive.akusukses.com/ 2017-11-21 04:26:05 http://archive.akusukses.com/ 2017-11-21 04:26:05 http://archive.akusukses.com/ 2017-11-21 04:26:05

Kota Batu Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Ini adalah versi yang telah diperiksa dari halaman initampilkan/sembunyikan detail Untuk kegunaan lain dari Batu, lihat Batu (disambiguasi). Kota Batu ꦑꦸꦛ​ꦨꦠꦸ Kota Apel De Kleine Zwitserland Kota di Indonesia Kawasan Alun-Alun Kota Batu Kawasan Alun-Alun Kota Batu Lambang Kota Batu Lambang Semboyan: Hakaryo Guno Mamayu Bawono (Berkarya Guna Memajukan Dunia) Locator kota batu.png Peta lokasi Kota Batu Kota Batu berlokasi di Indonesia Kota BatuKota BatuPeta lokasi Kota Batu Koordinat: 7°52′LU 112°31′BT Negara Indonesia Provinsi Jawa Timur Hari jadi 17 Oktober 2001 Dasar hukum UU No. 12/2001 Pemerintahan • Wali Kota H. Eddy Rumpoko • Wakil Wali Kota H. Punjul Santoso, M.M. Luas • Total 202.30 km2 (78.11 sq mi) Peringkat luas 34 Populasi (2013) • Total 182.392[1] • Peringkat 55 • Peringkat 63 Demografi • Suku bangsa Jawa, Madura, Tionghoa, dll • Agama Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, dll • Bahasa Indonesia, Jawa, Madura, Tionghoa, Inggris Zona waktu WIB (UTC+7) Kode telepon +62 341 Kecamatan 3 Kelurahan 24 Situs web www.batukota.go.id Logo Pariwisata "KOTA WISATA BATU" Logo Pariwisata "SHINING BATU". Kota Batu (Hanacaraka: ꦑꦸꦛ​ꦨꦠꦸ) adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini terletak 90 km sebelah barat daya Surabaya atau 15 km sebelah barat laut Malang. Kota Batu berada di jalur yang menghubungkan Malang-Kediri dan Malang-Jombang. Kota Batu berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan di sebelah utara serta dengan Kabupaten Malang di sebelah timur, selatan, dan barat. Wilayah kota ini berada di ketinggian 700-1.700 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara rata-rata mencapai 12-19 derajat Celsius. Kota Batu dahulu merupakan bagian dari Kabupaten Malang, yang kemudian ditetapkan menjadi kota administratif pada 6 Maret 1993. Pada tanggal 17 Oktober 2001, Batu ditetapkan sebagai kota otonom yang terpisah dari Kabupaten Malang. Batu dikenal sebagai salah satu kota wisata terkemuka di Indonesia karena potensi keindahan alam yang luar biasa. Kekaguman bangsa Belanda terhadap keindahan dan keelokan alam Batu membuat wilayah kota Batu disejajarkan dengan sebuah negara di Eropa yaitu Swiss dan dijuluki sebagai De Kleine Zwitserland atau Swiss Kecil di Pulau Jawa[2] Bersama dengan Kota Malang dan Kabupaten Malang, Kota Batu merupakan bagian dari kesatuan wilayah yang dikenal dengan Malang Raya (Wilayah Metropolitan Malang). Sejak abad ke-10, wilayah Batu dan sekitarnya telah dikenal sebagai tempat peristirahatan bagi kalangan keluarga kerajaan, karena wilayah adalah daerah pegunungan dengan kesejukan udara yang nyaman, juga didukung oleh keindahan pemandangan alam sebagai ciri khas daerah pegunungan. Pada waktu pemerintahan Kerajaan Medang di bawah Raja Sindok, seorang petinggi Kerajaan bernama Mpu Supo diperintah oleh Raja untuk membangun tempat peristirahatan keluarga kerajaan di pegunungan yang didekatnya terdapat mata air. Dengan upaya yang keras, akhirnya Mpu Supo menemukan suatu kawasan yang sekarang lebih dikenal sebagai kawasan Wisata Songgoriti. Atas persetujuan Raja Sindok, Mpu Supo yang konon kabarnya juga sakti mandraguna itu mulai membangun kawasan Songgoriti sebagai tempat peristirahatan keluarga kerajaan serta dibangun sebuah candi yang diberi nama Candi Supo[2]. Di tempat peristirahatan tersebut terdapat sumber mata air yang mengalir dingin dan sejuk seperti semua mata air di wilayah pegunungan. Mata air dingin tersebut sering digunakan mencuci keris-keris yang bertuah sebagai benda pusaka dari Kerajaan Medang. Oleh karena sumber mata air yang sering digunakan untuk mencuci benda-benda kerajaan yang konon katanya bertuah dan mempunyai kekuatan supranatural yang dahsyat, akhirnya sumber mata air yang semula terasa dingin dan sejuk akhirnya berubah menjadi sumber air panas, dan sumber air panas itu sampai sekarang menjadi sumber abadi di kawasan Wisata Songgoriti. Wilayah Kota Batu yang terletak di dataran tinggi di lereng pegunungan dengan ketinggian 700 sampai 1.700 meter di atas permukaan laut, berdasarkan kisah-kisah orang tua maupun dokumen yang ada maupun yang dilacak keberadaannya, sampai saat ini belum diketahui kepastiannya tentang kapan nama "Batu" mulai disebut untuk menamai kawasan peristirahatan tersebut. Dari beberapa pemuka masyarakat setempat memang pernah mengisahkan bahwa sebutan Batu berasal dari nama seorang ulama pengikut Pangeran Diponegoro yang bernama Abu Ghonaim atau disebut sebagai Kyai Gubug Angin yang selanjutnya masyarakat setempat akrab menyebutnya dengan panggilan Mbah Wastu. Dari kebiasaan kultur Jawa yang sering memperpendek dan mempersingkat mengenai sebutan nama seseorang yang dirasa terlalu panjang, juga agar lebih singkat penyebutannya serta lebih cepat bila memanggil seseorang, akhirnya lambat laun sebutan Mbah Wastu dipanggil Mbah Tu menjadi Mbatu atau Batu sebagai sebutan yang digunakan untuk sebuah kota dingin di Jawa Timur. Sedikit menengok ke belakang tentang sejarah keberadaan Abu Ghonaim sebagai cikal bakal serta orang yang dikenal sebagai pemuka masyarakat yang memulai babad alas dan dipakai sebagai inspirasi dari sebutan wilayah Batu, sebenarnya Abu Ghonaim sendiri adalah berasal dari wilayah Jawa Tengah. Abu Ghonaim sebagai pengikut Pangeran Diponegoro yang setia, dengan sengaja meninggalkan daerah asalnya Jawa Tengah dan hijrah ke kaki Gunung Panderman untuk menghindari pengejaran dan penangkapan dari serdadu Belanda (Kompeni). Abu Ghonaim atau Mbah Wastu yang memulai kehidupan barunya bersama dengan masyarakat yang ada sebelumnya serta ikut berbagi rasa, pengetahuan dan ajaran yang diperolehnya semasa menjadi pengikut Pangeran Diponegoro. Akhirnya banyak penduduk dan sekitarnya dan masyarakat yang lain berdatangan dan menetap untuk berguru, menuntut ilmu serta belajar agama kepada Mbah Wastu[2]. Awalnya mereka hidup dalam kelompok (komunitas) di daerah Bumiaji, Sisir dan Temas, namun akhirnya lambat laun komunitasnya semakin besar dan banyak serta menjadi suatu masyarakat yang ramai. Geografi Salah satu wilayah perkebunan di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu dengan latar belakang Gunung Kawi. Wilayah Kota Batu terletak di kaki dan lereng pegunungan dan berada pada ketinggian rata-rata 700-1.700 m di atas permukaan laut dengan suhu udara rata-rata mencapai 12-19 derajat Celsius. Batu dikelilingi beberapa gunung, di antaranya adalah: Gunung Anjasmoro (2.277 m) Gunung Arjuno (3.339 m) Gunung Banyak (1.306 m) Gunung Kawi (2.551 m) Gunung Panderman (2.045 m) Gunung Semeru (3.676 m) Gunung Welirang (3.156 m) Gunung Wukir (335 m) Dengan luas wilayah sekitar 202,30 km², sebagian besar keadaan topografi kota Batu didominasi kawasan dataran tinggi dan perbukitan yang berlembah-lembah yang terletak di lereng dua pegunungan besar, yaitu Arjuno-Welirang dan Butak-Kawi-Panderman. Di wilayah kota Batu, yang terletak di sebelah utara pusat kota terdapat sebuah hutan lebat yang merupakan kawasan hutan lindung, yakni Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Jenis tanah yang berada di kota Batu sebagian besar merupakan andosol, selanjutnya secara berurutan adalah kambisol, latosol dan aluvial. Tanahnya berupa tanah mekanis yang banyak mengandung mineral yang berasal dari ledakan gunung berapi. Sifat tanah semacam ini mempunyai tingkat kesuburan yang tinggi. Sebagai layaknya wilayah pegunungan yang subur, Batu dan sekitarnya juga memiliki panorama alam yang indah dan berudara sejuk, tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat lain untuk mengunjungi dan menikmati Batu sebagai kawasan pegunungan yang mempunyai daya tarik tersendiri. Untuk itulah di awal abad ke-19 Batu berkembang menjadi daerah tujuan wisata, khususnya orang-orang Belanda, sehingga orang-orang Belanda itu ikut membangun tempat-tempat peristirahatan (villa) bahkan bermukim di Batu. Situs dan bangunan-bangunan peninggalan Belanda atau semasa pemerintahan Hindia Belanda itu masih berbekas bahkan menjadi aset dan kunjungan wisata hingga saat ini. Keindahan alam Batu yang memadukan antara nuansa arsitektur Eropa dan pegunungan yang indah memukau Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta, sehingga setelah Perang Kemerdekaan, Soekarno-Hatta sempat berkunjung dan beristirahat di kawasan Selecta, Batu. Pemerintahan !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Daftar Wali Kota Batu Kantor Walikota Batu. Secara administrasi, pemerintahan Kota Batu dipimpin oleh seorang wali kota dan wakil wali kota yang membawahi koordinasi atas wilayah administrasi kecamatan yang dikepalai oleh seorang camat. Kecamatan dibagi lagi menjadi desa dan kelurahan yang dikepalai oleh seorang kepala desa dan seorang lurah. Seluruh camat dan lurah merupakan jajaran pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah kota, sedangkan kepala desa dipilih oleh setiap warga desa setiap periode tertentu dan memiliki sebuah pemerintahan desa yang mandiri. Sejak 2007, wali kota Batu dan wakilnya dipilih langsung oleh warga kota dalam pilkada, setelah sebelumnya dipilih oleh anggota DPRD kota. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu saat ini adalah Eddy Rumpoko dan Punjul Santoso yang berasal dari PDI Perjuangan. Perwakilan Secara konstitusional, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batu (DPRD Kota Batu) merupakan lembaga perwakilan rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat Batu pada pemilihan umum legislatif setiap lima tahun sekali. Anggota DPRD Kota Batu periode 2014-2019 adalah 25 orang yang didominasi oleh PDI Perjuangan (5 kursi), Partai Gerindra (4 kursi), dan PKB (4 kursi).[3]. Pimpinan DPRD Kota Batu periode 2014-2019 terdiri dari Cahyo Edi Purnomo (Ketua; PDI-P), Hari Danah Wahyono (Wakil Ketua; Partai Gerindra), dan Nurochman (Wakil Ketua; PKB), yang resmi menjabat sejak 8 Oktober 2014.[4] DPRD Kota Batu hasil Pemilu 2014 tersusun dari 9 partai politik, dengan perincian sebagai berikut:

http://archive.akusukses.com/ List of Archived Articles from Client.RQAZzhWS5yqxS9mD3hRc5x2sK1rMLTu8FvY05qsZjDR5d9A9GSbDK4VvxHdD4xCcn3BKmufVXxS2wT16h3BsyxIqaLT5eW9rSb5 Client From Wikipedia in URL http://en.wikipedia.org/wiki/Client RQAZzhWS5yqxS9mD3hRc5x2sK1rMLTu8FvY05qsZjDR5d9A9GSbDK4VvxHdD4xCcn3BKmufVXxS2wT16h3BsyxIqaLT5eW9rSb5 Client(s) or The Client may refer to: Client (computing), hardware or software that accesses a remote service on another computer. Customer or client, a recipient of goods or services in return for monetary or other valuable considerations. Client, in the system of patronage in ancient Rome, an individual protected and sponsored by a patron. Client state, which is economically, politically, or militarily subordinate to another more powerful stateRQAZzhWS5yqxS9mD3hRc5x2sK1rMLTu8FvY05qsZjDR5d9A9GSbDK4VvxHdD4xCcn3BKmufVXxS2wT16h3BsyxIqaLT5eW9rSb5

7ac765ea5150add40c88b1019894d335 http://if A to rename to date is2017-11-21rchive.if A to rename to date is2017-11-21kusukses.com/ List of Archived Articles from Client.RQAZzhWS5yqxS9mD3hRc5x2sK1rMLTu8FvY05qsZjDR5d9A9GSbDK4VvxHdD4xCcn3BKmufVXxS2wT16h3BsyxIqif A to rename to date is2017-11-21LT5eW9rSb5 Client From Wikipediif A to rename to date is2017-11-21 in URL http://en.wikipediif A to rename to date is2017-11-21.org/wiki/Client RQAZzhWS5yqxS9mD3hRc5x2sK1rMLTu8FvY05qsZjDR5d9A9GSbDK4VvxHdD4xCcn3BKmufVXxS2wT16h3BsyxIqif A to rename to date is2017-11-21LT5eW9rSb5 Client(s) or The Client mif A to rename to date is2017-11-21y refer to: Client (computing), hif A to rename to date is2017-11-21rdwif A to rename to date is2017-11-21re or softwif A to rename to date is2017-11-21re thif A to rename to date is2017-11-21t if A to rename to date is2017-11-21ccesses if A to rename to date is2017-11-21 remote service on if A to rename to date is2017-11-21nother computer. Customer or client, if A to rename to date is2017-11-21 recipient of goods or services in return for monetif A to rename to date is2017-11-21ry or other vif A to rename to date is2017-11-21luif A to rename to date is2017-11-21ble considerif A to rename to date is2017-11-21tions. Client, in the system of pif A to rename to date is2017-11-21tronif A to rename to date is2017-11-21ge in if A to rename to date is2017-11-21ncient Rome, if A to rename to date is2017-11-21n individuif A to rename to date is2017-11-21l protected if A to rename to date is2017-11-21nd sponsored by if A to rename to date is2017-11-21 pif A to rename to date is2017-11-21tron. Client stif A to rename to date is2017-11-21te, which is economicif A to rename to date is2017-11-21lly, politicif A to rename to date is2017-11-21lly, or militif A to rename to date is2017-11-21rily subordinif A to rename to date is2017-11-21te to if A to rename to date is2017-11-21nother more powerful stif A to rename to date is2017-11-21teRQAZzhWS5yqxS9mD3hRc5x2sK1rMLTu8FvY05qsZjDR5d9A9GSbDK4VvxHdD4xCcn3BKmufVXxS2wT16h3BsyxIqif A to rename to date is2017-11-21LT5eW9rSb5

aHR0cDovL2FyY2hpdmUuYWt1c3Vrc2VzLmNvbS8gTGlzdCBvZiBBcmNoaXZlZCBBcnRpY2xlcyBmcm9tIENsaWVudC5SUUFaemhXUzV5cXhTOW1EM2hSYzV4MnNLMXJNTFR1OEZ2WTA1cXNaakRSNWQ5QTlHU2JESzRWdnhIZEQ0eENjbjNCS211ZlZYeFMyd1QxNmgzQnN5eElxYUxUNWVXOXJTYjUgQ2xpZW50IEZyb20gV2lraXBlZGlhIGluIFVSTCA8YSByZWw9J25vZm9sbG93JyBocmVmPSdodHRwOi8vZW4ud2lraXBlZGlhLm9yZy93aWtpL0NsaWVudCc+aHR0cDovL2VuLndpa2lwZWRpYS5vcmcvd2lraS9DbGllbnQ8L2E+IFJRQVp6aFdTNXlxeFM5bUQzaFJjNXgyc0sxck1MVHU4RnZZMDVxc1pqRFI1ZDlBOUdTYkRLNFZ2eEhkRDR4Q2NuM0JLbXVmVlh4UzJ3VDE2aDNCc3l4SXFhTFQ1ZVc5clNiNSBDbGllbnQocykgb3IgVGhlIENsaWVudCBtYXkgcmVmZXIgdG86IENsaWVudCAoY29tcHV0aW5nKSwgaGFyZHdhcmUgb3Igc29mdHdhcmUgdGhhdCBhY2Nlc3NlcyBhIHJlbW90ZSBzZXJ2aWNlIG9uIGFub3RoZXIgY29tcHV0ZXIuIEN1c3RvbWVyIG9yIGNsaWVudCwgYSByZWNpcGllbnQgb2YgZ29vZHMgb3Igc2VydmljZXMgaW4gcmV0dXJuIGZvciBtb25ldGFyeSBvciBvdGhlciB2YWx1YWJsZSBjb25zaWRlcmF0aW9ucy4gQ2xpZW50LCBpbiB0aGUgc3lzdGVtIG9mIHBhdHJvbmFnZSBpbiBhbmNpZW50IFJvbWUsIGFuIGluZGl2aWR1YWwgcHJvdGVjdGVkIGFuZCBzcG9uc29yZWQgYnkgYSBwYXRyb24uIENsaWVudCBzdGF0ZSwgd2hpY2ggaXMgZWNvbm9taWNhbGx5LCBwb2xpdGljYWxseSwgb3IgbWlsaXRhcmlseSBzdWJvcmRpbmF0ZSB0byBhbm90aGVyIG1vcmUgcG93ZXJmdWwgc3RhdGVSUUFaemhXUzV5cXhTOW1EM2hSYzV4MnNLMXJNTFR1OEZ2WTA1cXNaakRSNWQ5QTlHU2JESzRWdnhIZEQ0eENjbjNCS211ZlZYeFMyd1QxNmgzQnN5eElxYUxUNWVXOXJTYjU=

Contact US archive.akusukses.com:

Contact US archive.akusukses.com is +62 8953 7923 4639

Link Post and Page archive.akusukses.com:

File PDF archive.akusukses.com:

Patner archive.akusukses.com:

(c) 2016 - 2017 archive.akusukses.com